Serikat Pekerja TPK Koja Sinergi dengan Manajemen Hadapi Revolusi Industri 4.0

Jakarta, Investor.id – Digitalisasi pelabuhan menjadi perhatian penting Serikat Pekerja Terminal Peti Kemas Koja (SP TPK Koja). Hal ini seiring dengan era revolusi industri 4.0 yang salah satunya ditandai dengan peralihan sistem manual ke digital. 

Dalam posisi tersebut, Serikat Pekerja berada dalam dua peran yang sangat vital yakni mendukung peningkatan produktifitas perusahaan dan peningkatan kesejahteraan pekerja.

“Perkembangan teknologi bongkar muat tidak bisa kita tolak. Yang bisa kita lakukan meningkatkan kompetensi agar bisa terus mengikuti perkembangan teknologi tersebut,” papar Farudi, Ketua Umum Serikat Pekerja TPK Koja Periode 2019-2022 di Sekretariat SP TPK Koja, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (5/11).,

Menurut sosok yang akrab disapa Daeng tersebut, komitmen serikat pekerja bersinergi dengan manajemen TPK Koja menjadi sebuah keharusan di tengah makin ketatnya persaingan yang ditandai dengan hadirnya terminal-terminal petikemas baru baik di dalam maupun di luar pelabuhan Tanjung Priok.

“Karena itu kami menyepakati mitra sinergi yang berimbang dan strategis sebagai konsep perjuangan serikat pekerja TPK Koja,” imbuhnya.

Dijelaskannya, mitra sinergi yang berimbang mencakup hubungan para pihak (pekerja, pengusaha dan pemerintah) dalam membangun hubungan industrial. Hubungan antara pekerja dan pengusaha dilandasi hubungan yang saling menguntungkan (simbiosis mutualisma). Adapun strategis diwujudkan dalam bentuk inisiasi serikat mendorong peningkatan kompetensi pekerja dan produktifitas perusahaan. 

Pekerja membutuhkan kesejahteraan dan kenyamanan bekerja, pengusaha membutuhkan kualitas, produktifitas dan keberlangsungan investasi. 

Sedangkan hubungan antara pemerintah dan pekerja dibangun dalam konsep saling membutuhkan baik sisi regulasi ketenagakerjaan, maupun jaminan kelangsungan investasi. Begitu pun antara pengusaha dan pemerintah yang berorientasi pada soal investasi dan kepastian berusaha.

“Kami sangat memahami visi dan misi perusahaan. Karena itu kami akan berusaha mendukung pelaksanaan visi misi tersebut. Tentu saja semua itu tak lepas dari dua hal yaitu semakin majunya perusahaan, dan semakin sejahteranya pekerja TPK Koja,” ungkapnya.

Pengurus

Dalam kesempatan tersebut, Farudi juga menyebutkan pihaknya akan berusaha agar struktur pengurus SP TPK Koja yang dilantik 29 Oktober 2019 lalu di Hotel Padjajaran Suite BNR Bogor itu, bisa langsung bekerja menjalankan program-programnya. Pelantikan yang dihadiri General Manager TPK Koja, Ade Hartono, serta DGM SDM & Administrasi, Yana Pratapa tersebut, berhasil mengukuhkan kepengurusan SP TPK Koja, yakni Farudi (Ketua Umum), Rivold Hariyadhi (Wakil Ketua Umum), Mudji Raharjo (Sekretaris Jenderal), I Made Gede (Bendahara I), Bismark Aritonang (Bendahara II). 

Investor Daily

(Visited 87 times, 1 visits today)
Please follow and like us:
error0

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 2 =