TPK Koja menjadi pilot project INSW untuk SP2 Online

Jakarta, 15 Juni 2020 Tpk koja telah bekerjasama dengan lembaga INSW dari Departement Keuangan RI, sejak Desember 2019 dan merupakan satu2nya Terminal Petikemas yang telah siap untuk ditunjuk sebagai pilot project implementasi SP2 Online. Sesuai dengan rapat di Kemenko Maritim dan Investasi, Sedianya project SP2 Online akan di lauching tanggal 17 Maret 2020, tetapi karena pandemi Covid, diundur pelaksanaannya pada bulan Juni 2020.

Sistem pelayanan  Billing di TPK Koja telah mengalami perubahan yang awalnya dilakukan di loket pelayanan oleh staf Billing menjadi pelayanan mandiri oleh pengguna jasa melalui fasilitas KIOS-K dan pembayaran cashless menggunakan EDC dari bank BNI, Mandiri dan CIMB Niaga sejak Maret 2017. Tetapi pencetakan dokumen pelayanan seperti eTicket dan Invoice masih dilakukan oleh staf Billing. Seiring perkembangan teknologi, dokumen pelayanan petikemas di TPK Koja juga mengalami perubahan secara signifikan. Dimulai dari tahun 1997 masih berupa Kartu Ekspor dan SP2 yang tercetak di lembar kertas (hardcopy). Kemudian sejak implementasi Autogate thn 2014, dokumen tsb berubah menjadi RFID eTicket untuk dapat dilakukan transaksi secara elektronik dengan sistem Autogate. 

Dalam perkembangannya, pada awal Januari 2020, dokumen RFID eTicket tersebut telah dikembangkan menjadi QR Code eTicket.
Dengan QR Code eTicket, pengguna jasa dapat melakukan transasksi Billing mandiri secara lebih menyeluruh, mulai input data, pembayaran secara cashless, sampai dengan pencetakan Invoice dan QR Code eTicket.
Dalam perkembangannya, pada awal Januari 2020, dokumen RFID eTicket tersebut telah dikembangkan menjadi QR Code eTicket.
Dengan QR Code eTicket, pengguna jasa dapat melakukan transasksi Billing mandiri secara lebih menyeluruh, mulai input data, pembayaran secara cashless, sampai dengan pencetakan Invoice dan QR Code eTicket.
Suhadi dari PT Agung Raya, salah satu pengguna jasa mengatakan sangat mengapresiasi perkembangan Tehnologi di TPK-Koja, sekarang mah TPK-Koja paling maju dibandingkan dengan yang lain, bikin kita gk repot dan jadi cepat ngurus segala sesuatunya.

Sejak Februari 2020, layanan Billing di TPK Koja sudah dikembangkan dari layanan mandiri menggunakan KIOSK menjadi layanan online berbasis aplikasi mobile yang dapat diakses melalui aplikasi mobile TPK Koja (m-TPKKoja), yang dapat diunduh di Google PlayStore. Adapun Digital Gate Pass merupakan pengembangan lebih lanjut dari dokumen layanan berupa QR Code eTicket yang tadinya dapat dicetak secara mandiri oleh pengguna jasa,  telah dikembangan ke dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui perangkat komunikasi seperti SmartPhone dengan menggunakan aplikasi mobile berbasis Android yang didukung oleh platform logistik seperti LOGOL, Lontar, ClickCargo, iTruck, DigiCo, dan INSW.

Selain menu untuk transaksi billing sampai dengan penerbitan QRCode eTicket, Aplikasi TPKKOJA mobile juga dilengkapi dengan menu khusus Bea Cukai berupa informasi Customs Module yang dapat digunakan untuk memantau transaksi Gate TPKKOJA, informasi Transhipment TPKKOJA ke JICT maupun sebaliknya  dan update data Hold dan Released Container, semua informasi data transaksi tersebut  disajikan secara realtime.

Indonesia National Single Window (INSW) adalah lembaga dibawah koordinasi Kementrian Keuangan RI sebagai penyelenggara negara untuk melakukan pengawasan dan mekanisme pengendalian pelayanan logistik. Salah satu program atau Quick Win dari INSW adalah implementasi SP2 Online di bulan Juni 2020. SP2 Online merupakan bentuk layanan kepada pengguna jasa untuk mendapatkan dokumen layanan terminal petikemas terkait pengeluaran petikemas dari TPS secara online. Hal ini sejalan dengan perkembangan pelayanan di TPK Koja berupa Digital Gate Pass.

INSW mengembangkan platform bagi pengguna jasa, yang terintegrasi dengan sistem Bea & Cukai berupa National Logistic Ecosystem (NLE), sistem dari Shipping Line berupa Electronic Delivery Order (e-D/O), dan terintegrasi penuh dengan sistem di TPK Koja untuk transaksi Billing dalam hal pengeluaran petikemas

Bagi TPK Koja, kerjasama dengan platform INSW berupa integrasi system, akan menguragi fungsi validasi data oleh Terminal Petikemas terkait data dokumen layanan, seperti SPPB (Surat Persetujuan Pengeluaran Barang) dari Bea & Cukai dan D/O (Delivery Order) dari Shipping Line. Yang semula semua data tersebut dilakukan validasi oleh pihak Terminal Petikemas, maka melalui platform INSW sudah dilakukan validasi data oleh sistem INSW itu sendiri.

Manfaat SP2 Online dari INSW bagi pengguna jasa adalah kemudahan layanan mandiri secara online dalam bertransaksi dengan pihak terkait, tanpa harus melakukan kontak langsung dengan personel Bea Cukai, Shipping Line dan Terminal untuk pengurusan pengeluaran petikemas dengan menggunakan Digital Gate Pass sebagai bentuk dari SP2 Online tersebut.

Sekper TPK-Koja

(Visited 685 times, 1 visits today)
Please follow and like us:
error20

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + 9 =