• Uncategorized
  • 0

TPK Koja Operasionalkan 720 Meter Dermaga JICT


Suasana tidak adanya aktivitas bongkar muat di terminal peti kemas Koja milik PT Jakarta International Container Terminal (JICT) selama aksi mogok kerja yang dilakukan serikat pekerja JICT di Jakarta, Kamis (3/8). Sebanyak 650 pegawai JICT melakukan mogok kerja terkait perpanjangan kontrak JICT yang dianggap melanggar peraturan, sehingga mengakibatkan kerugian perusahaan yang diperkirakan mencapai Rp200 miliar. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama/17(ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

JAKARTA, KOMPAS.com – Terminal Peti Kemas (TPK) Koja mulai mengoperasionalkan dermaga utara PT Jakarta International Container Terminal ( JICT) sepanjang 720 meter. Operasional itu terhitung mulai Minggu (6/8/2017) ini. “Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama B to B antara PT JICT dan TPK Koja untuk mangoperasikan dermaga utara JICT,” kata Wakil Direktur Utama PT JICT Riza Erivan, dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Minggu.

TPK Koja sebelumnya mengoperasionalkan dermaga utara sepanjang 300 meter. Proses pengalihan operasional bongkar muat ini, lanjut Riza, berlangsung lancar. Dengan adanya pengalihan ini, direksi PT JICT berharap, workload yang berada di terminal-terminal sekitar akan semakin berkurang. “Sehingga akan lebih melancarkan arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Riza.

Perusahaan, lanjut dia, juga akan menjalankan setiap aturan sesuai tata kelola perusahaan yang baik dan good corporate governance. Adapun kegiatan bongkar muat JICT lumpuh akibat aksi mogok para karyawannya yang menuntut pembayaran bonus sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Namun, direksi PT JICT membantah tak membayarkan bonus tersebut. Mereka menyebut, telah membayarkan bonus karyawan tahun 2016 pada Mei 2017.

Akibat lumpuhnya kegiatan di JICT, aktivitas bongkar muat dialihkan ke empat terminal. (Baca: Selama Pekerja JICT Mogok, Bongkar Muat Dialihkan ke 4 Terminal) Selain ke TPK Koja, bongkar muat juga dialihkan ke New Priok Container Terminal One (NPCT1), Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, dan Terminal Mustika Alam Lestari (MAL).

Kompas.com
Penulis : Kurnia Sari Aziza

(Visited 154 times, 1 visits today)
Please follow and like us:
error20

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 4 =